Sibuk (Stephen Covey, 7 Habits of Highly Effective People)

Alkisah seorang penebang kayu yg kuat mencari pekerjaan pada seorang pengusaha kayu dan dia mendapatkan pekerjaan. Gaji yang diperoleh dan kondisi kerja yang diperolehnya juga sangat bagus. Hal itu membuat sang penebang kayu sangat semangat untuk memberikan usahanya yang terbaik.

Sang bos memberi dia sebuah kapak dan menunjukkan di mana tempat dia bertugas.

Hari pertama, sang penebang kayu berhasil menebang 18 pohon. Hal itu membuat sang bos memuji kerja dia.

"Selamat," kata sang bos. "Pertahankan kerjamu!"

Pujian itu membuat sang penebang kayu sangat termotivasi sehingga sang penebang kayu berusaha lebih keras pada hari berikutnya. Tapi dia hanya bisa menebang 15 pohon saja. Pada hari ke tiga, dia berusaha lebih keras lagi, tapi dia hanya bisa membawa 10 pohon. Demikian dari hari ke hari, makin sedikit kayu yang berhasil ditebang oleh sang penebang kayu.

"Aku pasti mulai kehilangan kekuatanku", pikir sang penebang kayu. Dia pergi menemui sang bos dan minta maaf, dia mengatakan bahwa dia tidak bisa mengerti apa yang sedang terjadi.

"Kapan kamu terakhir kali mengasah kapak km ?" kata sang bos.

"Mengasah? Saya tidak punya waktu untuk mengasahnya. Saya sangat sibuk menebang pohon..."

Comments